Roulette Cracking_Ranking of Asian Bookmakers_Sports online

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:FootballHandicapTeaching

Reliable sports betting platformtReliable sports betting platformahun 2011, Mikha TambayonReliable sports betting platformg menjalani ujian Kejar Reliable sports betting platformpaket C. Sama seperti Aurel, Mikha harus ujian Kejar Paket karena ia mengikuti program homeschooling. Kini, dara kelahiran ibukota tersebut menuntut ilmu hukum di salah satu perguruan tinggi swasta, Universitas Pelita Harapan.

Bagi kita yang sudah melewati standar usia sekolah tapi masih berhasrat mencari ilmu, skill dan ijazah setara SD, SMP atau SMA, maka Kejar Paket A, B atau C adalah jawabannya. Kejar Paket A dilaksanakan untuk kesetaraan SD, Kejar Paket B untuk SMP, dan Kejar Paket C untuk kesetaraan SMA. Mayoritas publik sekedar mengenal Kejar Paket sebagai solusi pemerintah untuk menjadi kesempatan kedua bagi mereka yang nggak lulus ujian nasional. Ini lantas mendorong publik untuk banyak berasumsi negatif tentang segala hal yang berkaitan dengan Kejar Paket. Padahal sebenarnya Kejar Paket bukan buat cuma mereka yang gagal ujian nasional aja. Ada beragam alasan lain, termasuk bisa jadi individu yang terkait memang memilih jalur penempuhan pendidikan dengan metode homeschooling atau sempat vakum beberapa tahun.

Di musim Ujian Nasional tahun ini, Stuart Collin dikabarkan mengikuti ujian Kejar Paket C di salah satu SMA di Jakarta Barat. Demi melanjutkan ke sekolah penerbangan dan mengejar cita-cita sebagai pilot, ia perlu mendapatkan ijazah. Sebelumnya, Stuart bercerita soal pendidikannya yang kurang mulus. Kesibukannya di dunia hiburan membuatnya terpaksa harus berpindah-pindah sekolah.

Ternyata sudah banyak selebriti yang melakoni ujian Kejar Paket karena tuntutan kerja dan profesionalitas. Mereka punya pilihan sendiri dalam menentukan jalurnya meraih kesuksesan. Pun tidak lulus Ujian Nasional sebagai kemungkinan terburuk sejatinya juga bukan akhir dari segalanya. Sukses tidaknya seseorang nggak cuma bisa dilihat dari tinggi atau rendah pendidikannya. Udah banyak contohnya.

“Jika ada yang menilai orang berdasarkan prestasi akademik, itu kuno. Saya menyayangkan orang tua yang mementingkan sekolah, padahal banyak ilmu di luar sekolah,” tutur Dhani kepada Tempo.

Belakangan netizen diramaikan dengan seorang selebriti yang mengikuti Kejar Paket C. Aksi risak (bullying) dan stigma miring yang kurang didasari pemahaman cukup mesti ia hadapi. Lewat artikel ini, Hipwee mencoba menyampaikan fakta-fakta dibalik keputusan sejumlah selebriti untuk melakoni Kejar Paket. Simak!

Jadwal padat sebagai selebriti membuat Randy Pangalila menghabiskan masa mudanya dengan metode homeschooling. Beberapa tahun lalu, demi mendapat ijazah kesetaraan SMA, cowok kelahiran Surabaya ini ikut ujian Kejar Paket C.

Harusnya Aliando ikut Ujian Nasional tahun kemarin. Tapi karena sibuk dengan pengambilan gambar untuk Ganteng-Ganteng Serigala, Aliando terpaksa ikut ujian Kejar Paket C tahun ini.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu berjudul Aku Pasti Bisa ini harus rela mengorbankan bangku SMA lantaran sukses menjadi finalis Indonesian Idol 2010. Citra pun akhirnya mengambil metode homeschooling dan ikut ujian Paket C demi melanjutkan ke jenjang kuliah.

Inilah selebriti yang belakangan banyak jadi bahan omongan pasca mengikuti ujian Kejar Paket C di SMA Negeri 93 Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Sejumlah pihak mengira putri Anang Hermansyah ini gagal menuntaskan Ujian Nasional dari sekolahnya. Sorotan semakin tajam. Bahkan, proses dan dandanannya waktu melaksanakan ujian itu pun sempat kena ekspos. Padahal, yang lebih penting diketahui sih bahwa alasan Aurel mengikuti Kejar Paket C adalah karena ia memang selama ini mengikuti program homeschooling. Praktis, ia harus mengambil program Kejar Paket itu sebagai pengganti Ujian Nasional.

Selain Kejar Paket C, Al dikabarkan sempat tidak lulus SD dan harus ikut ujian Kejar Paket A. Ahmad Dhani, ayah Al, pernah mengatakan bahwa pendidikan akademik tidak terlalu penting di matanya.

Karir Ochi sebagai entertainer melesat pasca menjadi personil JKT 48. Neneng Rosediana, nama lengkap Ochi, juga menggunakan metode pendidikan homeschooling untuk menyelesaikan kebutuhan akademik di tengah kesibukannya. Ia pun mengikuti ujian Kejar Paket C di tahun ini.